Dasar pengembangan aplikasi Android

4 main block android fundamental app developments
Advertisements

Dasar pengembangan aplikasi Android. Helo adiks, sebelum kita lebih jauh membahas tentang pengembangan aplikasi Android, lebih baiknya kita mengenal dulu Fundamental atau dasar dalam pengembangan aplikasi Android itu sendiri. 

4 main block android fundamental app developments
4 main block android fundamental app developments

Dalam mengembangkan suatu aplikasi Android, terdapat 4 blok mendasar yang harus adiks pahami yaitu:

  1. Working in Foreground; 
  2. Working in Backgroud and Asynchronously;
  3. Observe, Listen and Respond; serta
  4. Working for schedule and Periodically.

Untuk lebih memahami keempat blok di atas, kace akan membahasnya satu persatu.

1. Working in Foreground

Working in Foreground merupakan blok yang berhubungan dengan tampilan atau antarmuka (User Interface) yang akan langsung dilihat oleh pengguna aplikasi. Antarmuka aplikasi Android sangat penting sebagai interpretasi dan dapat menjadi tolok ukut bagus dan tidaknya dari aplikasi adiks. Pengguna aplikasi Android sekarang sudah jeli dalam memilah aplikasi mana yang berkualitas dan aplikasi mana yang tidak, sebagian besar dari pengguna menilai hal tersebut dari tingkat keeleganan antarmuka dari sebuah aplikasi.

Di dalam pengembangan suatu aplikasi Android, User Interface dapat di tampilkan dengan beberapa metode pemanggilan antarmuka.

 a. Activity

Activity atau aktivitas merupakan komponen Android yang berfungsi untuk menampilkan User Interface ke layar handset Android dan memiliki daur hidup dalam Stack yang berada pada Virtual Sandbox yang di siapkan oleh Android Runtime System yang bersifat First In, Last Out. Setiap kelas Activity adalah komponen yang harus di daftarkan di file AndroidManifest.xml.

Activity Lifecycle

Daur hidup sebuah Activity dari di diciptakan hingga di hancurkan di dalam sebuah Activity Stack yang bersifat last in, first out.

activity lifecycle
activity lifecycle

Implementasi

Cara pengimplementasian dari sebuah activity Android dapat adiks perhatikan dari potongan kode berikut yang kita ambil dari Activity pertama yang secara otomatis tercipta/tergenerate saat pertamakali membuat aplikasi di Android Studio.

public class MyActivity extends AppCompatActivity {

    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.activity_main);    
        ....
    }
}

b. Fragment

Advertisements

Fragment bukanlah sebuah komponen yang berdiri sendiri, melainkan komponen yang bekerja di bawah sebuah Activity pada Android. Fragment merupakan subset Activity yang bersifat fleksibel dan reusable. Digunakan untuk porsi tampilan di dalam ke layar pengguna. Fragment bergantung pada Activity. Memiliki daur hidup sendiri namun terikat dengan Activity.

Fragment mewakili perilaku atau bagian dari antarmuka dalam sebuah Activity. Adiks bisa mengombinasikan beberapa fragment dalam satu activity untuk membangun sebuah antarmuka multipanel dan dapat menggunakan kembali fragment dalam activity lain. Adiks bisa menganggap fragment sebagai modular dari sebuah activity.

fragments
fragments

Implementasi

public class SiteListFragment extends Fragment {

    @Override
    public View onCreateView(LayoutInflater inflater, ViewGroup container, Bundle savedInstanceState) {
        ......
    }
}

c. Intent

Intent merupakan sebuah mekanisme untuk melakukan sebuah aksi dan komunikasi antara komponen aplikasi. Untuk berpindah dari satu Activity ke Activity lain dengan atau tidak membawa data, menjalankan komponen lain seperti Service dan Broadcast Reciver, berpindah dari satu Activity ke Activity di aplikasi lain.
Intent terbagi menjadi dua bagian, yaitu:

  1. Implicit intentadalah intent yang memanggil fungsi activity yang sudah di sediakan oleh sistem android itu sendiri seperti KontakGoogle Maps, Browser dan yang lainnya.
  2. Explisit intent, adalah intent yang memanggil activity lain yang  ada dalam projek adiks maupun yang berbeda projek.

Implementasi

IntentmoveIntent = newIntent(MainActivity.this, MoveActivity.class);
startActivity(moveIntent); => Move to other activity with no data

Intent moveWithDataIntent = new Intent(MainActivity.this, MoveWithDataActivity.class);
moveWithDataIntent.putExtra(MoveWithDataActivity.EXTRA_NAME, "DicodingAcademy Boy");
moveWithDataIntent.putExtra(MoveWithDataActivity.EXTRA_AGE, 5);
startActivity(moveWithDataIntent); => Move to other activity with data

String phoneNumber = "081210841382";
Intent dialPhoneIntent = new Intent(Intent.ACTION_DIAL, Uri.parse("tel:"+phoneNumber));
startActivity(dialPhoneIntent); => Move to another activity from other app

Demikianlah komponen dasar yang harus pahami dalam blok yang berhubungan dengan antarmuka aplikasi.

Untuk blok lainnya akan kita bahas dalam artikel selanjutnya adiks.

 

Advertisements

Salam,

Kace Amir

One Reply to “Dasar pengembangan aplikasi Android”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *