Belum Registrasi Kartu Seluler Anda?

blokir kartu
Advertisements

Akhir – akhir ini topik pemblokiran kartu sim (kartu seluler) akan terblokir menjadi  isu yang banyak diperbincangkan baik melalui media cetak, elektronik maupun dunia maya. Sebenarnya hal ini sudah pernah kace bahas pada artikel sebelumnya, Menuju Era Single Sim Card, Siap – Siap Registrasi Ulang namun hal ini perlu angkat kembali agar masyarakat tahu setelah masa tenggat batas registrasi berakhir, apa yang harus dilakukan.

Dari artikel tersebut menjelaskan seperti yang dikutip dari pernyataan resmi kemkominfo, batas registrasi ulang kartu seluler yaitu pada akhir februari 2018, jika tidak  melakukan registrasi akan dilakukan pemblokiran. Pemblokiran ini merupakan bola panas simpangsiur yang bergulir ditengah – tengah masyarakat ada yang mengatakan ini merupakan akal – akalan pemerintah untuk mendata suara menuju tahun politik, ada juga yang mengatakan data tersebut akan disalahgunakan, dan masih banyak lagi.

Dari sudut pancang kace ya, ini sebenarnya terobosan baik untuk dunia seluler Indonesia, isu – isu diatas sebenarnya tidak memiliki dasar yang kuat, kenapa? pertama, buat apa pemerintah melakukan pengumpulan data lagi padahal data terintegrasi seluruh penduduk sudah ada Ditjen Dukcapil Kemendagri sedangkan tidak semua penduduk menggunakan telepon genggam. Kedua, data tersebut akan disalahgunakan, kace kira hal ini kemungkinan terjadi sangat kecil karena kebijakan ini sudah dipikir secara matang, pelaksana dan pengawas serta masyarakat akan sama – sama mengawal hal tersebut.

Kembali pada pemblokiran, setelah tenggat waktu yang telah ditentukan memang akan dilakukan pemblokiran namun hal tersebut bertahap dan bagi yang belum melakukan  registrasi, tenang masih ada waktu sebelum sampai pada penonaktifan kartu seluler. Berikut tahap pemblokiran kartu seluler:

  1. Mulai 1 Maret 2018, dilakukan pemblokiran layanan panggilan dan SMS outgoing (keluar). Dalam keadaan ini, pelanggan masih dapat menerima telepon dan SMS masuk, serta menggunakan data internet.
  2. Apabila pelanggan tidak melakukan registrasi sampai 31 Maret 2018, maka mulai 1 April 2018 dilakukan pemblokiran layanan panggilan dan SMS incoming (masuk). Dalam keadaan ini, pelanggan tidak dapat melakukan panggilan keluar dan layanan pesan singkat keluar, juga tidak bisa menerima layanan panggilan dan SMS. Pemblokiran tidak mencakup layanan data internet.
  3. Apabila pelanggan tidak melakukan registrasi sampai 30 April 2018, maka pada 1 Mei 2018 dilakukan pemblokiran total. Dalam keadaan ini, pelanggan tidak dapat melakukan panggilan dan SMS keluar, tidak bisa menerima telepon, dan SMS serta tidak dapat menggunakan layanan data internet.

Bagi kamu yang belum mendaftar ulang nomor SIM, lakukan sekarang. Syarat utama adalah harus memiliki NIK dan Nomor KK.

Pelanggan Baru

Advertisements

Tata cara atau format registrasi via SMS bagi pengguna yang membeli kartu SIM perdana adalah sebagai berikut:

  1. Indosat, Smartfren, Tri: NIK#NomorKK#
  2. XL Axiata: Daftar#NIK#Nomor KK
  3. Telkomsel: Reg(spasi)NIK#NomorKK

Jika sudah selesai mengetik format di atas, kirim SMS kamu ke nomor 4444.

Pelanggan Lama

Lain lagi dengan tata cara registrasi ulang via SMS bagi pelanggan lama. Berikut formatnya:

  1. Indosat, Smartfren, dan Tri: ULANG#NIK#NomorKK#
  2. XL Axiata: ULANG#NIK#NomorKK
  3. Telkomsel: ULANG(spasi)NIK#NomorKK#

Jika sudah mengetik format di atas, kirim SMS ke nomor 4444.

Advertisements

Percayalah kebijakan ini akan berdampak positif bagi kita sebagai pelanggan, kejahatan dan skema bagaimanapun yang terjadi melalui kartu seluler akan direduksi secara masif karena tidak akan ada lagi pelanggan yang tidak terdata. Dan akan lebih aman dalam melakukan transaksi dengan kebijakan tersebut.

Semoga Bermanfaat, salam kace Rais

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *